Arsip Tag: pipa paralon

pipa paralon

Ruang Lembab dan Tembok Berjamur? Atasi dengan Cara Ini

Hujan deras yang akhir-akhir ini menimpa tidak jarang membuat ruangan menjadi lebih lembab hingga menimbulkan tumbuhnya jamur. Tidak hanya itu, penempatan pipa paralon yang kurang tepat juga bisa jadi menimbulkan masalah serupa khususnya di area dapur dan kamar mandi. Hal ini tentu berdampak buruk untuk kondisi rumah, karena tidak hanya akan membuat rumah dan peralatan di dalamnya menjadi tidak awet karena jamur namun juga bisa menimbulkan masalah kesehatan.

Masalah kesehatan yang timbul pun juga tidak boleh dianggap remeh. Kondisi ruangan rumah yang lembab dapat meningkatkan risiko infeksi pada paru-paru, timbulnya alergi hingga adanya gangguan pernapasan. Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat melakukan banyak hal dari yang berhubungan langsung dengan dinding dan atap rumah sampai usaha memperbaiki kondisi udara dan kelembapan di dalam ruangan. Yuk simak beberapa cara dalam mengatasi ruangan lembab dan tembok berjamur sebagai berikut.

  • Menyemprot dinding dengan cairan fungisida atau antijamur

Kondisi ruangan yang lembab umumnya ditandai dengan munculnya jamur pada dinding. Jamur yang tumbuh dapat bergumul pada satu titik dan menjalar ke titik lainnya. Kondisi ini bisa terjadi karena adanya rembesan air yang mengalir di dalam sisi atau luar tembok. Untuk mengatasi hal ini, ada baiknya Anda segera melakukan penyemprotan cairan antijamur dan fungisida pada dinding ruangan. Agar hasilnya maksimal, sebelum melakukan penyemprotan sebaiknya dinding yang berjamur dibersihkan terlebih dahulu agar cairan antijamur dapat fokus pada akar jamur yang menempel. Semprotkan juga cairan antijamur pada dinding lain yang bebas jamur, tujuannya sebagai langkah pencegahan agar jamur tidak merambat pada dinding sebelahnya.

  • Melakukan waterproofing

Selanjutnya Anda bisa fokus pada akar permasalahan. Amatilah dinding bagian dalam maupun luar, umumnya jamur senang berkembang biak pada dinding yang memiliki rongga atau pori-pori dimana air bisa masuk dan merembes di dalamnya. Jika celah dan retakan cukup besar, segera lakukan penambalan namun jika hanya ada pori-pori kecil yang timbul, Anda bisa melapisi dinding dengan cat atau cairan antiair atau waterproofing. Cat jenis ini umumnya sering digunakan sebagai cat dasar karena kemampuannya dalam menutup pori-pori dinding dengan rapat. Jika diinginkan, barulah lapisi dinding dengan cat biasa dengan warna yang Anda suka untuk mempercantik ruangan.

  • Gunakan dehumidifier

Setelah sumber dan kondisi dinding serta atap yang berjamur diatasi, Anda bisa fokus pada usaha untuk memperbaiki kondisi udara di dalam ruangan. Cara ini bisa dilakukan dengan penggunaan dehumidifier untuk mengatasi kelembapan di dalam ruangan. Meski harganya cenderung mahal, namun tentu kondisi udara di dalam ruangan juga semakin baik dan berdampak pada meningkatnya kondisi kesehatan para penghuni rumah.

 

Itu dia beberapa cara efektif untuk dapat mengatasi kelembapan di dalam ruangan sekaligus menghempas jamur yang menempel di dinding. Perbaiki sirkulasi cahaya dan juga udara juga turut bisa Anda lakukan demi rumah yang lebih sehat dan terbebas dari jamur di musim hujan.