Cara investasi saham

Perbandingan antara Investasi Saham dengan Cryptocurrency, Pilih yang Mana?

Kalau bicara tentang instrumen investasi yang potensi imbal hasilnya tinggi, banyak orang pasti menjawab saham dan mata uang kripto atau cryptocurrency. Kedua instrumen investasi ini memang sedang digandrungi pada saat sekarang ini. Smart People yang penasaran akan saham dan cryptocurrency, berikut dengan perbedaan antara keduanya, bisa simak ulasan di bawah ini.

Apa Itu Saham dan Cryptocurrency?

Sebelum membahas perbedaan antara saham dan cryptocurrency, yuk kenali dulu kedua instrumen investasi ini. Saham merupakan instrumen investasi yang menandakan investornya merupakan pemilik atas sebagian aset perusahaan. Investor saham disebut sebagai stockholder atau pemegang saham, di mana investor memiliki hak suara dalam pengambilan kebijakan di perusahaan.

Berbeda dengan saham, cryptocurrency atau mata uang kripto merupakan aset digital yang digunakan sebagai bentuk alternatif untuk pembayaran sejak tahun 2009 silam. Mata uang kripto diperjualbelikan melalui teknologi blockchain, yang merupakan sistem pembukuan digital publik. Setiap transaksi kripto akan tercatat pada teknologi blockchain tersebut.

Perbedaan antara Saham dan Cryptocurrency

1.   Kepemilikan

Untuk bisa memiliki saham, identitas calon investornya harus jelas. Smart People harus memiliki rekening saham terlebih dahulu, agar bisa melakukan transaksi. Agar rekening saham bisa diverifikasi, dibutuhkanlah data pribadi seperti nomor identitas, alamat domisili, tanda tangan, dan lainnya. Nantinya, data pribadi tersebut akan memberi perlindungan atas pencurian identitas atau penipuan.

Berbeda dengan saham yang mana investornya harus memiliki identitas yang jelas dan bisa diverifikasi, mata uang kripto mengedepankan anonimitas terkait kepemilikan atas instrumen investasi tersebut. Investor bisa menyimpan koin kripto ini di dompet kripto, yang mana sifatnya bisa sepenuhnya virtual. Kepemilikan yang sifatnya anonim ini pun memicu keamanan yang lebih rendah.

2.   Volatilitas

Volatilitas merujuk pada besaran ketidakpastian atau risiko terkait dengan perubahan nilai sebuah aset. Saat volatilitas mengalami peningkatan, maka potensi untuk memperoleh imbal hasil yang lebih tinggi pun terbuka lebar. Namun, bersamaan dengan meningkatnya volatilitas ini, risiko investasi pun menjadi lebih tinggi.

Bagaimana tingkat volatilitas pada saham dan mata uang kripto. Jika dibandingkan dengan instrumen investasi lain di pasar modal, saham memang merupakan instrumen investasi dengan volatilitas tertinggi. Namun, jika dibandingkan dengan mata uang kripto, volatilitas saham lebih rendah, mengingat tingkat volatilitas mata uang kripto terbilang ekstrem.

Mengapa volatilitas mata uang kripto begitu ekstrem? Alasannya adalah karena harga aset digital ini sepenuhnya hanya bergantung pada spekulasi dari trader-nya saja, sedangkan saham dipengaruhi oleh performa keuangan perusahaannya. Tidak ada aset bernilai ekonomis yang bisa jadi jaminan atas mata uang kripto, juga menjadi pemicu tingginya volatilitas instrumen investasi ini.

3.   Keamanan

Dari segi keamanan, saham terbilang lebih aman dibandingkan dengan mata uang kripto. Investasi saham dilindungi oleh pemberian data pribadi sang investor, sedangkan mata uang kripto sepenuhnya bersifat anonim. Anonimitas inilah yang kemudian membuat aset digital yang sulit untuk dikembalikan lagi, sekiranya terjadi pencurian mata uang kripto.

4.   Risiko

Risiko yang tinggi sejalan dengan potensi imbal hasilnya yang tinggi pula. Melihat volatilitas antara saham dan mata uang kripto yang dibahas sebelumnya, bisa disimpulkan bahwa risiko berinvestasi dalam bentuk mata uang kripto jauh lebih tinggi dibandingkan dengan investasi dalam bentuk saham.

Namun, tingginya risiko mata uang kripto dibarengi dengan tingginya potensi imbal hasil dari aset digital tersebut. Bayangkan saja, meskipun terbilang sebagai aset investasi baru, namun harga dari mata uang kripto seperti Bitcoin sudah begitu tinggi pada saat sekarang ini. Makanya, tidak mengherankan jika banyak orang yang beralih ke mata uang kripto sebagai aset investasi.

5.   Nilai Intrinsik

Saham merupakan instrumen investasi yang memiliki nilai instrinsik. Nilai intrinsik itu didapat karena saham merupakan representasi dari kepemilikan investor atas sebagian aset perusahaan. Nilai saham itu pun berisiko mengalami peningkatan atau penurunan, sesuai dengan kesuksesan perkembangan perusahaan yang menerbitkannya.

Berbeda dengan saham, mata uang kripto tidak memiliki nilai intrinsik. Mata uang kripto tidak memiliki aset bernilai ekonomis yang bisa jadi jaminan atas instrumen investasi tersebut. Nilai mata uang kripto sepenuhnya berasal dari spekulasi para trader atau investor. Semakin banyak yang tertarik akan mata uang kripto tersebut, maka akan semakin tinggi pula nilainya.

Mulai Investasi Saham dari Sekarang di RHB Tradesmart ID

Jika Smart People masih belum mampu rasanya untuk menanggung risiko investasi dalam bentuk mata uang kripto yang begitu tinggi, saham bisa jadi pilihan instrumen investasi yang tepat bagi Smart People. Agar perjalanan investasi saham bisa terasa lebih mudah, Smart People bisa gunakan aplikasi trading saham online, RHB Tradesmart ID.

Cara investasi saham di RHB Tradesmart ID begitu mudah. Bayangkan saja, hanya dengan dana awal sebesar Rp100.000 yang disetor ke rekening dana nasabah (RDN), Smart People sudah bisa memulai aktivitas investasi dan trading saham. Investasi pun nantinya akan bisa terasa lebih mudah dengan dukungan fitur-fitur unggulan RHB Tradesmart ID.

Gimana, sudah tidak bingung lagi sekarang untuk memilih antara saham atau cryptocurrency? Masing-masing instrumen investasi ini punya karakteristiknya sendiri, yang bisa dipilih sesuai kecocokannya dengan kebutuhan Smart People. Jika Smart People tertarik investasi saham, ikuti saja cara membeli saham yang mudah via RHB Tradesmart ID.

Jangan pikir lama, yuk mulai investasi saham dari sekarang dengan menggunakan aplikasi trading saham online RHB Tradesmart ID. Agar lebih mudah, Smart People bisa unduh aplikasi RHB Tradesmart ID melalui smartphone agar bisa merasakan dukungan fitur-fitur unggulannya.

Sumber:

Royal, James. (2023, Februari 15). Crypto vs. stocks: What’s the better choice for you? BankRate. Diakses pada tanggal 22 Maret 2023 melalui https://www.bankrate.com/investing/crypto-vs-stocks/

Dodds, Colin. (2022, September 30). Crypto vs Stocks: 8 Key Differences Traders Should Know. SoFi Learn. Diakses pada tanggal 22 Maret 2023 melalui https://www.sofi.com/learn/content/cryptocurrency-vs-stocks/

Stash Team. (2023, Januari 11). Cryptocurrency vs. Stocks: Which Investment Is Best for You? Stash. Diakses pada tanggal 22 Maret 2023 melalui https://www.stash.com/learn/cryptocurrency-vs-stocks/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *